Danhoppermedia.com – Bulan suci Ramadhan 2026 atau 1447 Hijriah sudah semakin dekat. Umat Islam di Indonesia mulai bersiap, baik secara fisik maupun mental, untuk menyambut bulan penuh berkah ini. Mulai dari memperbaiki ibadah, menjaga kesehatan, sampai menyiapkan jadwal sahur dan berbuka. Untuk membantu umat Islam menjalankan puasa dengan lebih tertib, Muhammadiyah resmi merilis jadwal imsakiyah Ramadhan 2026.
Read More : Viral! Sebuah Video Pernikahan Dengan Konsep Unik Dan Ramah Lingkungan
Jadwal ini menjadi panduan penting agar waktu sahur, imsak, dan subuh bisa di jalankan sesuai ketentuan. Lalu, sebenarnya berapa hari lagi puasa Ramadhan 2026 di mulai? Simak penjelasan lengkapnya berikut ini.
Jadwal Imsakiyah Ramadhan 2026 Versi Muhammadiyah
Jadwal imsakiyah Ramadhan 2026 di susun oleh Ketua Bidang Hisab dan Iptek Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah, Dr. Oman Fathurohman SW, MAg. Penyusunan jadwal ini mengacu pada hasil Munas Tarjih Muhammadiyah ke-31 tahun 2020. Dalam ketentuan tersebut, waktu subuh di tetapkan saat posisi matahari berada pada ketinggian minus 18 derajat di bawah ufuk.
Artinya, waktu imsak dan subuh di hitung secara ilmiah berdasarkan pergerakan benda langit. PP Muhammadiyah menyusun jadwal untuk berbagai kota besar di Indonesia, termasuk DKI Jakarta. Jadwal ini bisa di gunakan sebagai acuan oleh warga Muhammadiyah maupun umat Islam secara umum.
Jadwal Imsakiyah DKI Jakarta Ramadhan 1447 H
Berikut ringkasan jadwal imsakiyah Ramadhan 2026 untuk wilayah DKI Jakarta:
- 1 Ramadhan (18 Februari 2026): 04.39 WIB
- 2–6 Ramadhan: 04.39 WIB
- 7–27 Ramadhan: 04.40 WIB
- 28 Ramadhan: 04.40 WIB
- 29–30 Ramadhan: 04.39 WIB
Secara umum, waktu imsak di Jakarta selama bulan Ramadhan 2026 berada di kisaran pukul 04.39 hingga 04.40 WIB. Meski perbedaannya tipis, tetap penting bagi umat Islam untuk memperhatikan jadwal agar tidak terlambat sahur. Untuk wilayah lain di Indonesia, jadwal imsak bisa berbeda tergantung posisi geografis masing-masing daerah.
Penetapan Awal Ramadhan Menurut Muhammadiyah
Muhammadiyah menetapkan awal Ramadhan menggunakan metode hisab hakiki wujudul hilal. Metode ini menghitung posisi Matahari, Bumi, dan Bulan secara astronomis. Dengan metode tersebut, PP Muhammadiyah menetapkan bahwa, 1 Ramadhan 1447 H jatuh pada Rabu, 18 Februari 2026. Penetapan ini di lakukan jauh hari sebelumnya agar umat Islam, khususnya warga Muhammadiyah, bisa mempersiapkan diri dengan lebih matang.
Berapa Hari Lagi Puasa Ramadhan 2026 Dimulai?
Berdasarkan penetapan Muhammadiyah, awal puasa di mulai pada 18 Februari 2026. Jika di hitung dari Kamis, 29 Januari 2026, maka waktu menuju Ramadhan tersisa sekitar 20 hari. Artinya, masyarakat masih memiliki waktu untuk:
- Melatih puasa sunnah
- Memperbaiki pola tidur
- Menjaga kesehatan
- Mempersiapkan ibadah
- Menyusun agenda Ramadhan
Persiapan sejak dini akan membantu menjalani puasa dengan lebih nyaman dan maksimal.
Read More : Tambakbet Rilis Pola Gacor Harian 2025, Banyak Pemain Langsung Maxwin Sejak Awal Spin
Baca juga: Suara Netizen! Mana Yang Lebih Disukai: Padel Atau Pilates? Olahraga Baru Jadi Perdebatan!
Perbedaan dengan Penetapan Pemerintah
Berbeda dengan Muhammadiyah, pemerintah Indonesia melalui Kementerian Agama masih menunggu hasil sidang isbat. Menurut kalender Kemenag, sidang isbat awal Ramadhan 2026 dijadwalkan pada Selasa, 17 Februari 2026, pukul 19.01 WIB.
Sementara itu, dalam kalender resmi Kemenag, awal puasa tercantum pada 19 Februari 2026. Namun, tanggal ini masih bersifat sementara dan bisa berubah sesuai hasil sidang isbat. Karena itu, umat Islam diimbau untuk menunggu pengumuman resmi pemerintah sebagai rujukan nasional.
Kesimpulan
Muhammadiyah telah merilis jadwal imsakiyah Ramadhan 2026 sebagai panduan ibadah umat Islam. Berdasarkan metode hisab, awal puasa ditetapkan pada 18 Februari 2026. Sementara itu, pemerintah masih menunggu hasil sidang isbat untuk menentukan tanggal resmi. Perbedaan ini merupakan hal yang biasa dalam penetapan awal bulan Hijriah.
Yang terpenting, umat Islam dapat memanfaatkan waktu yang tersisa untuk mempersiapkan diri menyambut Ramadhan dengan hati yang bersih, tubuh yang sehat, dan semangat ibadah yang tinggi. Semoga Ramadhan 2026 menjadi momen terbaik untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan.