Danhoppermedia.com – Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) akhirnya buka suara terkait video salah satu anggotanya yang viral di media sosial saat bertugas di London, Inggris. Video tersebut menampilkan momen ketika anggota Paspampres menerima protes dari beberapa warga saat proses sterilisasi lokasi dalam rangka pengamanan kunjungan Presiden Prabowo Subianto. Peristiwa ini langsung menarik perhatian publik.
Read More : Fitur Auto Scatter Tambakbet Jadi Trending Topic Di Telegram & Facebook Group Game Online
Banyak warganet mempertanyakan sikap petugas di lapangan. Menanggapi hal tersebut, pihak Paspampres memastikan bahwa seluruh tindakan anggotanya telah sesuai dengan aturan yang berlaku.
Klarifikasi Resmi dari Asintel Danpaspampres
Asisten Intelijen Komandan Pasukan Pengamanan Presiden (Asintel Danpaspampres), Kolonel Infanteri Mulyo Junaidi, menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan pengecekan dan pendalaman terkait video yang beredar. Menurut Mulyo, Paspampres langsung melakukan investigasi internal dengan meminta keterangan dari anggota yang terlibat. Hasilnya, tidak ditemukan pelanggaran prosedur dalam kejadian tersebut.
โSetelah melalui investigasi mendalam, dapat kami sampaikan bahwa yang bersangkutan telah menjalankan tugas pengamanan sesuai standar prosedur operasional (SOP) yang berlaku,โ ujar Mulyo dalam keterangannya. Ia juga menegaskan bahwa tindakan dan ucapan anggota Paspampres dalam video tersebut bersifat proporsional dan sesuai dengan situasi di lapangan.
Kronologi Video Viral di London
Dalam video yang viral tersebut, terlihat beberapa warga menyampaikan keberatan saat diminta bergeser dari lokasi yang sedang disterilkan. Proses sterilisasi ini di lakukan demi keamanan Presiden dan rombongan.
Menanggapi protes tersebut, anggota Paspampres terlihat tetap tenang. Ia merespons dengan senyuman, menjelaskan secara singkat, lalu meninggalkan lokasi tanpa menunjukkan sikap agresif. Mulyo menyebut, sikap tersebut justru menunjukkan profesionalisme petugas dalam menghadapi situasi sensitif di luar negeri. Paspampres juga mengapresiasi perhatian masyarakat terhadap kinerja mereka. โPaspampres mengucapkan terima kasih atas perhatian yang di berikan dan berkomitmen untuk terus menjamin keselamatan Kepala Negara,โ tambah Mulyo.
Peran Paspampres dalam Pengamanan Presiden
Dalam setiap lawatan ke luar negeri, Presiden RI selalu di dampingi oleh Paspampres sesuai dengan ketentuan perundang-undangan. Khusus untuk pengamanan Presiden, tugas ini di jalankan oleh Grup A Paspampres. Paspampres sendiri merupakan badan pelaksana pusat (balakpus) TNI yang berisi prajurit-prajurit terbaik dari tiga matra. Personelnya berasal dari satuan elite seperti Denjaka TNI AL, Satbravo 90 TNI AU, dan Kopassus TNI AD.
Tugas utama Paspampres adalah memberikan perlindungan fisik secara langsung kepada Presiden, Wakil Presiden, dan keluarga inti mereka. Selain itu, Paspampres juga bertanggung jawab atas pengamanan mantan presiden, mantan wakil presiden, serta tamu negara.
Struktur dan Pembagian Grup Paspampres
Saat ini, Paspampres terbagi ke dalam empat grup utama dengan tugas masing-masing.
Read More : Kisah Inspiratif Seorang Penyandang Disabilitas Sukses Menjadi Ceo Startup
Grup A dan Grup B
Grup A bertugas mengamankan Presiden RI beserta keluarga. Nah, grup ini saat ini di pimpin oleh Kolonel Inf. Farid Yudho Dwi Leksono. Sementara itu, Grup B bertanggung jawab atas pengamanan Wakil Presiden RI.
Grup C dan Grup D
Grup C di tugaskan untuk mengawal tamu negara setingkat kepala negara atau kepala pemerintahan. Nah, grup ini juga membawahi unit khusus seperti Yonwalprotneg, Dronkavser, dan Detasemen Musik Militer.
Adapun Grup D dibentuk pada tahun 2014 dan memiliki tugas khusus mengawal Presiden dan Wakil Presiden yang telah purnatugas.
Komitmen Paspampres Menjaga Profesionalisme
Kasus video viral di London menjadi bukti bahwa Paspampres tetap mengedepankan profesionalisme dalam menjalankan tugas, baik di dalam maupun luar negeri. Setiap anggota dibekali pelatihan khusus agar mampu menghadapi berbagai situasi dengan tenang dan terukur. Melalui klarifikasi ini, Paspampres berharap masyarakat dapat memahami pentingnya prosedur pengamanan demi keselamatan kepala negara. Ke depan, Paspampres berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan menjaga kepercayaan publik.